Semua Domain GratisDomain & DNSMembuat WebsiteBlogger & WordPressSEOEmail BisnisHosting
DomainGratis.co.id›Cara Mengarahkan Domain ke cPanel dan Pasang Wor
Hosting

Cara Mengarahkan Domain ke cPanel dan Pasang WordPress dengan SSL Gratis

✍️ Yoga Prasetyo 📅 7 November 2026 ⏱️ 6 mnt baca 👁️ 0×
Cara Mengarahkan Domain ke cPanel dan Pasang WordPress dengan SSL Gratis

Menurut W3Techs (data 2024), sekitar 43% dari seluruh situs web di dunia berjalan di WordPress. Namun di forum komunitas, keluhan yang sama muncul terus: "domain sudah dibeli, hosting sudah aktif, tapi situs tidak tampil" atau "muncul peringatan Not Secure". Hampir semuanya bermuara pada tiga hal: DNS belum benar, domain belum terdaftar di cPanel, dan SSL belum terbit.

Artikel ini membahas ketiganya berurutan, memakai satu studi kasus agar mudah diikuti.

Studi kasus: toko yang hilang dari pencarian

Bayangkan skenario berikut. Rina membuka toko kerajinan anyaman bambu bernama Anyam Nusa. Ia membeli hosting, memasang WordPress, lalu membagikan alamat situs ke 200 kontak WhatsApp. Hasilnya: separuh temannya melihat peringatan keamanan di browser, sisanya melihat halaman default hosting.

Penyebabnya klasik. Domain masih mengarah ke server lama, dan sertifikat SSL belum terpasang. Dua masalah itu sebenarnya selesai kurang dari satu jam jika urutannya benar.

Kita akan memakai Anyam Nusa sebagai contoh: domain anyamnusa.my.id, hosting cPanel, dan WordPress terbaru.

Persiapan sebelum mulai

Siapkan empat hal ini agar tidak bolak-balik:

  • Akses ke panel pengelola domain (tempat mengatur DNS atau nameserver).
  • Email dan kata sandi login cPanel dari penyedia hosting.
  • Alamat IP server dan dua nameserver hosting, biasanya ada di email selamat datang.
  • Cadangan konten jika domain sebelumnya sudah dipakai untuk situs lain.

Belum punya domain? Anda bisa mengklaim subdomain gratis lewat my.domaingratis.co.id, atau melihat pilihan domain resmi seperti .my.id, .com, dan .id di domaingratis.co.id/harga.

Poin Penting: Urutan kerja yang aman adalah DNS, lalu domain di cPanel, lalu SSL, lalu WordPress. SSL tidak akan terbit sebelum domain benar-benar mengarah ke server hosting Anda.

Langkah 1: Arahkan domain ke hosting

Ada dua jalur. Pilih salah satu, jangan keduanya sekaligus.

Opsi A: Ganti nameserver

Ini jalur paling sederhana untuk pemula. Anda menyerahkan pengelolaan DNS ke hosting, sehingga record dibuat otomatis oleh cPanel.

  1. Masuk ke panel pengelola domain, buka menu nameserver.
  2. Pilih mode custom, lalu isi nameserver dari hosting (misalnya ns1 dan ns2 milik penyedia hosting Anda).
  3. Simpan perubahan.

Opsi B: Atur A record manual

Jalur ini cocok jika Anda ingin DNS tetap di penyedia domain, misalnya karena email atau layanan lain sudah terhubung di sana. Analogi mudahnya: nameserver itu seperti memindahkan seluruh urusan surat ke kantor pos baru, sedangkan A record hanya menulis satu alamat tujuan di buku telepon lama.

  1. Buka pengelola DNS domain.
  2. Buat A record dengan host @ yang menunjuk ke IP server hosting.
  3. Buat CNAME dengan host www yang menunjuk ke nama domain utama Anda.
  4. Hapus A record lama yang bentrok, terutama yang menunjuk ke parkir domain.

Propagasi DNS biasanya berlangsung beberapa menit sampai beberapa jam, dan sesekali hingga 24 jam. Anda bisa memantaunya dengan alat pengecek DNS seperti DNSChecker atau WhatsMyDNS.

Langkah 2: Daftarkan domain di cPanel

DNS yang benar saja belum cukup. Server perlu tahu folder mana yang melayani domain Anda.

  1. Login ke cPanel, buka menu Domains (di versi lama: Addon Domains).
  2. Klik Create A New Domain, masukkan anyamnusa.my.id.
  3. Jika ini domain utama paket hosting, Anda tidak perlu menambahkannya lagi karena sudah terdaftar saat aktivasi.
  4. Hilangkan centang Share document root bila ingin folder terpisah, misalnya public_html/anyamnusa.

Folder terpisah memudahkan Anda mengelola beberapa situs dalam satu akun tanpa file saling menimpa.

Langkah 3: Aktifkan SSL gratis

Sebagian besar hosting cPanel menyertakan AutoSSL, yang menerbitkan sertifikat gratis (umumnya dari Let's Encrypt atau cPanel sendiri) dan memperbaruinya otomatis.

Cek dan jalankan AutoSSL

  1. Di cPanel, buka SSL/TLS Status.
  2. Pilih domain beserta subdomain www, lalu klik Run AutoSSL.
  3. Tunggu beberapa menit. Ikon gembok hijau menandakan sertifikat sudah terbit.

Jika AutoSSL gagal

Penyebab nomor satu adalah DNS yang belum selesai propagasi. AutoSSL memverifikasi kepemilikan dengan mengakses domain Anda dari luar, jadi domain harus sudah mengarah ke server yang benar. Penyebab lain: ada record CAA yang memblokir penerbit sertifikat, atau A record www belum dibuat.

Tunggu satu sampai dua jam, pastikan A dan CNAME sudah benar, lalu jalankan ulang.

Langkah 4: Pasang WordPress

Cara cepat: installer Softaculous

Jika cPanel Anda punya Softaculous, ini jalur tercepat.

  1. Buka Softaculous Apps Installer, pilih WordPress, lalu klik Install Now.
  2. Pilih protokol https:// (atau https://www. sesuai preferensi) dan domain Anda.
  3. Kosongkan kolom direktori agar WordPress terpasang di root domain.
  4. Isi judul situs, nama pengguna admin, dan kata sandi yang kuat. Hindari username "admin".
  5. Klik install, lalu simpan URL login yang ditampilkan.

Cara manual

Pakai jalur ini bila installer tidak tersedia, atau bila Anda ingin memahami prosesnya.

  1. Di cPanel, buka MySQL Database Wizard, buat database, user, dan berikan semua hak akses.
  2. Unduh paket WordPress dari situs resminya, lalu unggah lewat File Manager ke folder domain dan ekstrak.
  3. Pindahkan isi folder wordpress ke folder induknya.
  4. Buka domain Anda di browser, lalu ikuti wizard dengan memasukkan nama database, user, dan kata sandi.

Tentang kenapa manual masih berguna: saat instalasi otomatis macet, Anda tahu persis bagian mana yang harus diperiksa.

Langkah 5: Paksa HTTPS dan rapikan

Sertifikat sudah terpasang, tetapi pengunjung yang mengetik versi http tetap bisa masuk tanpa enkripsi. Rapikan dengan tiga langkah.

  1. Di dasbor WordPress, buka Settings, General, lalu pastikan WordPress Address dan Site Address keduanya diawali https://.
  2. Buka Domains di cPanel dan aktifkan Force HTTPS Redirect untuk domain Anda. Opsi ini menggantikan keharusan mengedit file .htaccess secara manual.
  3. Pilih satu versi alamat, dengan www atau tanpa www, lalu arahkan versi lainnya ke sana agar tidak terjadi konten ganda.

Setelah itu, cari masalah mixed content, yaitu gambar atau skrip yang masih dipanggil lewat http. Gejalanya: gembok hijau berubah menjadi peringatan. Perbaikannya dengan mengganti URL lama menjadi https lewat plugin pencarian dan penggantian database, lalu menyimpan ulang permalink.

Tahap akhir yang sering dilupakan: daftarkan versi https situs di Google Search Console dan kirim sitemap, supaya Google menemukan alamat yang benar sejak awal.

Masalah umum dan solusinya

GejalaPenyebab paling mungkinSolusi
Muncul halaman parkir atau situs lamaDNS belum propagasi atau A record salahCek IP tujuan, bersihkan cache DNS, tunggu propagasi
Error 404 atau halaman default hostingDomain belum ditambahkan di cPanel atau salah folderPeriksa document root domain
AutoSSL gagalDNS belum mengarah, record CAA memblokir, www belum adaPerbaiki DNS, jalankan ulang AutoSSL
Redirect loop (ERR_TOO_MANY_REDIRECTS)Pengaturan http dan https saling bentrokSamakan URL di Settings dan matikan redirect ganda
Gembok tidak hijauMixed contentGanti semua URL http menjadi https

Saat memecahkan masalah, ubah satu hal pada satu waktu. Jika Anda mengubah DNS, redirect, dan plugin sekaligus, sulit sekali menebak mana yang memperbaiki atau merusak.

Langkah berikutnya

Kembali ke Rina. Setelah nameserver diganti pada pagi hari, AutoSSL berjalan sore harinya, dan WordPress terpasang malam itu. Keesokan harinya, tidak ada lagi teman yang melaporkan peringatan keamanan. Prosesnya bukan sulit, hanya soal urutan.

Setelah situs berjalan, tambahkan email dengan domain sendiri, misalnya [email protected], dengan membuat record MX dan TXT yang sesuai. Tampilan profesional itu memengaruhi kepercayaan pembeli lebih besar daripada yang kerap diperkirakan.

Jika Anda masih mencari nama domain yang tepat, mulailah dari my.domaingratis.co.id untuk klaim domain gratis, atau bandingkan pilihan domain resmi di domaingratis.co.id/harga. Dengan fondasi DNS, cPanel, dan SSL yang rapi, 2026 bisa menjadi tahun situs Anda benar-benar tampil dan dipercaya.

Klaim domain gratis
Terapkan yang Anda baca langsung di DomainGratis.co.id.
Kunjungi DomainGratis.co.id ↗