Semua Domain GratisDomain & DNSMembuat WebsiteBlogger & WordPressSEOEmail BisnisHosting
DomainGratis.co.id›Hubungkan Domain Gratis ke Blogger dengan CNAME
Blogger & WordPress

Hubungkan Domain Gratis ke Blogger dengan CNAME dan A Record

✍️ Nadia Putri 📅 27 Oktober 2026 ⏱️ 5 mnt baca 👁️ 0×
Hubungkan Domain Gratis ke Blogger dengan CNAME dan A Record

Menurut laporan keamanan siber yang kerap dikutip komunitas peneliti, ribuan subdomain milik perusahaan besar pernah berhasil diambil alih orang lain hanya karena satu catatan DNS yang dibiarkan menggantung. Bukan peretasan canggih. Cuma satu baris CNAME yang lupa dihapus.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu menjadi ahli jaringan untuk menghindarinya. Anda hanya perlu memahami apa yang sebenarnya terjadi ketika sebuah domain diarahkan ke Blogger, dan di mana letak risikonya. Artikel ini membahas langkahnya sekaligus sisi keamanannya, supaya blog Anda tampil dengan alamat sendiri tanpa membuka pintu belakang.

Memahami Apa yang Terjadi Saat Domain Diarahkan ke Blogger

Bayangkan domain Anda sebagai alamat rumah, dan DNS sebagai petugas pos yang tahu ke mana surat harus dikirim. Blogger adalah gedung tempat blog Anda tinggal. Saat Anda mengatur DNS, Anda sedang memberi tahu petugas pos: "Surat untuk alamat ini, antar ke gedung Blogger."

Ada dua jenis catatan yang dipakai:

  • CNAME: alias dari satu nama ke nama lain. Dipakai untuk subdomain seperti www.
  • A record: menunjuk nama langsung ke alamat IP. Dipakai untuk domain utama tanpa www (sering disebut apex atau root domain).

Blogger memakai kombinasi keduanya, ditambah satu CNAME verifikasi unik yang berfungsi sebagai bukti bahwa Anda memang pemilik domain tersebut. Di sinilah sudut keamanannya: tanpa verifikasi, siapa pun bisa mengklaim domain Anda di akun Blogger mereka.

Risiko yang Sering Terlewat Sebelum Anda Mulai

Sebelum membuka panel DNS, kenali tiga risiko paling umum pada pemilik blog pemula.

1. Dangling CNAME

Anda menghapus blog di Blogger, tetapi catatan CNAME di DNS masih menunjuk ke sana. Orang lain bisa mendaftarkan domain Anda di blog mereka dan menayangkan konten apa saja di alamat Anda. Bayangkan pembaca setia membuka alamat Anda dan menemukan situs judi.

2. Akun domain tanpa perlindungan

Kalau akun tempat Anda mengelola domain dibajak, seluruh DNS bisa diubah dalam hitungan menit. Aktifkan verifikasi dua langkah dan gunakan kata sandi yang tidak dipakai di layanan lain.

3. Salah menyalin nilai DNS

Satu karakter keliru pada CNAME verifikasi membuat domain gagal terhubung. Lebih berbahaya lagi bila Anda asal menyalin dari tutorial lama. Selalu ambil nilai langsung dari halaman pengaturan Blogger milik Anda sendiri.

Poin Penting: CNAME verifikasi di Blogger bersifat unik per blog. Jangan pernah menyalin nilainya dari artikel atau video orang lain, dan hapus catatan DNS segera bila blog tidak lagi dipakai.

Langkah 1: Siapkan Domain dan Akses DNS

Pastikan domain sudah aktif dan Anda bisa masuk ke panel pengelolaan DNS-nya. Bila belum punya, Anda bisa mengklaim subdomain gratis lewat my.domaingratis.co.id, atau memilih domain resmi seperti .my.id, .com, dan .id. Untuk informasi biaya, lihat halaman harga kami.

Catat dulu domain yang akan dipakai. Contoh dalam artikel ini: contohblog.skom.id. Putuskan juga versi utamanya, apakah www.contohblog.skom.id atau tanpa www. Keduanya sebaiknya diatur agar pengunjung tidak tersesat.

Langkah 2: Masukkan Domain di Pengaturan Blogger

  1. Masuk ke Blogger, pilih blog Anda.
  2. Buka menu Setelan, lalu cari bagian Domain khusus.
  3. Klik Domain khusus, lalu isi dengan versi www, misalnya www.contohblog.skom.id.
  4. Klik Simpan. Blogger akan menampilkan pesan galat berisi dua catatan CNAME. Ini normal dan memang disengaja.

Catatan pertama biasanya mengarahkan www ke ghs.google.com. Catatan kedua adalah CNAME verifikasi dengan nama dan tujuan acak yang panjang. Salin keduanya dengan hati-hati tanpa spasi di awal atau akhir.

Langkah 3: Tambahkan CNAME di Panel DNS

Masuk ke panel DNS domain Anda, lalu tambahkan dua catatan berikut.

TipeHost / NamaTujuan / Value
CNAMEwwwghs.google.com
CNAMENama acak dari BloggerTujuan acak dari Blogger (berakhiran gv-xxxx.dv.googlehosted.com)

Beberapa panel otomatis menambahkan nama domain di belakang host. Jika Blogger memberi nama abc123.www, cukup isi abc123.www, bukan nama lengkap berikut domain. Kesalahan ini yang paling sering membuat verifikasi gagal.

Simpan, lalu tunggu. Propagasi DNS biasanya berlangsung beberapa menit, walau sesekali butuh hingga beberapa jam.

Langkah 4: Tambahkan A Record untuk Domain Utama

Supaya pengunjung yang mengetik alamat tanpa www tetap sampai, tambahkan empat A record ke host @. Keempatnya adalah alamat IP resmi Blogger:

TipeHostTujuan
A@216.239.32.21
A@216.239.34.21
A@216.239.36.21
A@216.239.38.21

Mengapa empat? Untuk redundansi. Bila satu server sibuk atau bermasalah, permintaan dialihkan ke yang lain. Pastikan tidak ada A record lama bertuliskan @ yang masih menunjuk ke tempat lain, karena konflik seperti ini membuat domain terkadang terbuka dan terkadang tidak.

Catatan: jika Anda memakai subdomain gratis seperti .skom.id, perilaku apex bisa berbeda tergantung panel DNS. Cek dokumentasi panel Anda, dan bila ragu, jadikan versi www sebagai alamat utama.

Langkah 5: Verifikasi, Aktifkan HTTPS, dan Uji

Kembali ke Blogger, buka lagi Domain khusus, lalu simpan ulang. Jika DNS sudah benar, Blogger menerimanya tanpa galat. Selanjutnya:

  1. Aktifkan opsi Alihkan domain ... ke www... agar semua pengunjung berakhir di satu alamat.
  2. Nyalakan HTTPS tersedia dan Alihkan HTTPS. Penerbitan sertifikat bisa memakan waktu hingga beberapa jam.
  3. Buka blog dari jendela penyamaran dan dari data seluler, bukan hanya dari Wi-Fi rumah, agar cache tidak menipu Anda.

Jika sertifikat tak kunjung terbit, penyebab umumnya adalah A record atau CNAME yang masih bercampur dengan catatan lama. Bersihkan dulu, baru ulangi.

Perawatan Berkala agar Domain Tetap Aman

Menghubungkan domain hanya separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah menjaganya. Biasakan hal berikut:

  • Tinjau catatan DNS setiap beberapa bulan dan hapus yang tidak terpakai.
  • Jangan hapus blog di Blogger sebelum menghapus CNAME-nya dari DNS.
  • Aktifkan verifikasi dua langkah di akun Google dan akun pengelola domain.
  • Daftarkan blog ke Google Search Console agar Anda mendapat peringatan bila ada masalah pengindeksan atau keamanan.

Jika blog Anda mulai berkembang menjadi bisnis dan Anda butuh kontrol lebih, misalnya email dengan domain sendiri atau fitur yang tak tersedia di Blogger, pertimbangkan pindah ke hosting murah dengan WordPress. Untuk yang berencana membuka usaha, baca juga panduan domain gratis untuk toko online.

Ringkasan Praktis

Alurnya sederhana: tambahkan domain di Blogger, salin dua CNAME, tambahkan empat A record, verifikasi, lalu aktifkan HTTPS. Yang membedakan blog aman dari blog rentan adalah kedisiplinan setelahnya, yaitu membersihkan catatan lama dan melindungi akun.

Siap mencoba? Klaim domain Anda di my.domaingratis.co.id, ikuti langkah di atas, dan di tahun 2026 ini blog Anda akan tampil dengan alamat sendiri yang kredibel dan terlindungi.

Klaim domain gratis
Terapkan yang Anda baca langsung di DomainGratis.co.id.
Kunjungi DomainGratis.co.id ↗