Rp0 Domain gratis selamanya · namaanda.skom.id gratis selamanya — Rp0, tanpa kartu kredit, tanpa wajib hosting Klaim gratis
  1. Beranda
  2. Panduan
  3. Apa Itu Domain? Penjelasan Sederhana untuk Pemula

Panduan · 6 menit baca

Apa Itu Domain? Penjelasan Sederhana untuk Pemula

Apa itu domain, bagaimana DNS menerjemahkan nama menjadi alamat IP, beda TLD dan subdomain, serta contoh domain .com, .id, .my.id untuk pemula.

Diperbarui 6 November 2026 · tim DomainGratis.co.id

Infografis · cara kerja domain

Apa yang terjadi saat orang mengetik nama domain Anda

  1. 1Pengunjung mengetiktokoku.my.id di browser atau mengklik tautan
  2. 2Resolver bertanya“Siapa nameserver tokoku.my.id?” ke registri .id
  3. 3Nameserver kamiMenjawab record A: IP server hosting A · 103.xx.xx.24MX · mailTXT · SPF
  4. 4Website terbukaBrowser terhubung ke server, SSL dicek, halaman tampil
Domain hanyalah nama; DNS yang menerjemahkannya menjadi alamat IP server. Karena itu domain dan hosting bisa dibeli terpisah, lalu disambungkan lewat nameserver atau record A.

Domain adalah nama yang Anda ketik di browser untuk membuka sebuah website, misalnya tokoku.my.id. Tanpa domain, orang harus menghafal deretan angka seperti 103.152.118.24 — alamat IP server tempat website disimpan.

Domain bekerja seperti buku telepon

Komputer saling terhubung memakai alamat IP. Manusia lebih mudah mengingat nama. Sistem yang menjembatani keduanya disebut DNS (Domain Name System). Saat Anda mengetik sebuah domain, browser bertanya ke DNS, “IP-nya berapa?”, lalu terhubung ke server yang benar. Proses ini biasanya selesai dalam hitungan milidetik.

Bagian-bagian sebuah domain

Ambil contoh blog.tokoku.my.id:

Bagian Nama Keterangan
.id TLD (top-level domain) Dikelola registri, di sini PANDI
.my Second-level Kategori di bawah .id
tokoku Nama yang Anda daftarkan Inilah yang Anda beli
blog Subdomain Dibuat sendiri, gratis, tanpa batas

Jenis-jenis domain

  • gTLD (generik): .com, .net, .org, .xyz — bisa didaftarkan siapa saja di seluruh dunia.
  • ccTLD (negara): .id untuk Indonesia, .my untuk Malaysia, .sg untuk Singapura.
  • Turunan ccTLD: .co.id (perusahaan), .sch.id (sekolah), .ac.id (kampus), .my.id (pribadi), .biz.id (usaha), .web.id (umum).

Ekstensi dengan syarat dokumen, seperti .co.id dan .sch.id, cenderung lebih dipercaya karena tidak sembarang orang bisa mendaftarkannya.

Siapa yang mengatur domain?

Di tingkat dunia ada ICANN. Tiap ekstensi dikelola registri (misalnya PANDI untuk .id, Verisign untuk .com). Anda membeli domain melalui registrar atau penjualnya. Itulah sebabnya domain yang tercatat di registri selalu punya komponen biaya. Pengecualiannya adalah alamat di bawah domain milik penyedia, seperti domain gratis .skom.id yang Rp0 selamanya karena biaya registrinya ditanggung kami.

Apa yang bisa dilakukan dengan domain?

  1. Membuka website di hosting atau platform seperti Blogger dan Shopify.
  2. Membuat email dengan nama sendiri.
  3. Memverifikasi kepemilikan di Google Search Console.
  4. Membuat subdomain untuk toko, blog, atau aplikasi.

Siap punya domain sendiri? Klaim domain gratis .skom.id Rp0, atau cek nama domain resmi — .my.id, .biz.id, dan .web.id cuma Rp2.000 untuk tahun pertama.

Pertanyaan terkait

Apa contoh domain?

google.com, tokopedia.com, kemdikbud.go.id, dan namaanda.my.id adalah contoh domain. Bagian setelah titik terakhir (.com, .id) disebut ekstensi atau TLD.

Apakah domain dibeli selamanya?

Tidak. Domain disewa per tahun dan harus diperpanjang. Selama terus diperpanjang, domain tetap milik Anda.

Apa beda domain dan URL?

Domain adalah nama situs (tokoku.my.id). URL adalah alamat lengkap sebuah halaman, termasuk protokol dan jalurnya (https://tokoku.my.id/produk).

Nama incaran Anda mungkin masih kosong.

Klaim namaanda.skom.id gratis selamanya — Rp0, tanpa kartu kredit. Butuh domain resmi? .my.id cuma Rp2.000 tahun pertama.

Setiap hari, 24 jam (WIB) · [email protected]

Chat kami